Bual Nusantara

[EP43] “Menari di atas Kuburan Massal”, b/sama Rachmi Diyah Larasati

Izzuddin Ramli dan Roestam Alias (⁠Riwayat⁠) bersama ⁠Rachmi Diyah Larasati⁠, seorang penulis, penari, dan profesor dalam bidang teori kebudayaan, kajian kritikal, dan sejarah tarian di jabatan faculty advisor, Interdisciplinary Center for the Study of Global Change, University of Minnesota. Perbualan ini berkisar tentang kerja-kerja kebudayaan, baik secara praktik mahupun teori, yang dilakukan oleh Rachmi Diyah Larasati selama ini. Dengan memacak sauh pada buku beliau, Menari di atas Kuburan Massal (Insist Press, 2022), perbualan ini meneroka hubungan antara para penari perempuan dan pemerintah Indonesia sejak tahun 1965, serta menelaah sejarah dan cerita para penari tradisional yang dihukum oleh pemerintah atas satu alasan, iaitu komunisme. Apakah yang terjadi kepada tarian di bawah sebuah rejim autoritarian? Apakah yang dilakukan oleh penulis untuk mengajak kita dan para penari sendiri melawan lupa?